Kekurangan hormon testosteron, padahal workout?

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email
TOKO ALAT FITNESS

Hasil gambar untuk hormon testosteron

 

Tokoalatfitness.com – Testosteron merupakan hormon yang penting bagi pria. Testosteron mempengaruhi sifat maskulin dan pembentukan massa otot.

Ciri – ciri seseorang yang memiliki kadar testosteron tinggi antara lain memiliki lebih banyak massa otot, lemaktubuh rendah, dan tulang yang kuat.

Banyak kasus yang menyebabkan hormon testosteron berkurang, selain memasuki umur 30 tahun, ada juga yang sudah sering workout namun pola makananya sembarangan ditambah dengan kebiasaan merokok, serta mengkonsumsi minuman alkohol. Hal-hal ini dapat menurunkan kadar testosteron lebih jauh.

Tapi jangan khawatir kamu bisa meningkatkan produksi testosteron secara alami dengan cara mengkonsumsi makanan tertentu. Inilah beberapa makanan yang direkomendasikan.

 

1. Bawang Putih 

Bawang putih merupakan makanan yang cukup murah dan mudah didapatkan. Terlebih, makanan ini punya khasiat meningkatkan kadar testosteron.

Gambar terkait

Penelitian menunjukan bahwa mengkonsumsi banyak bawang putih dapat memiliki efek proliferatif dan restoratif pada tingkat testosteron serum. Hal ini diperkirakan karena adanya bahan kimia dari bawang putih yang bernama Dialil Sulfida.

Dalam sebuah percobaan yang menggunakan tikus dengan diet protein tinggi, bawang putih terbukti meningkatkan kadar Testosteron dan menurunkan kadar Kortisol. Bawang putih juga meningkatkan kadar hormon lutenizing dalam plasma, yang kemudian membuat testis memproduksi lebih banyak testosteron. Anjuran yang bisa Anda gunakan adalah mengkonsumsi 900 mg setiap hari dengan membaginya ke dalam beberapa asupan sepanjang hari.

 

2. Magnesium 

Sebuah penelitian pada pria menunjukan bahwa magnesium berdampak positif dengan testosteron. Sayangnya, kita masih mudah kekurangan magnesium karena tidak mendapat asupan yang cukup setiap harinya.

Hasil gambar untuk magnesium

Magnesium mampu meningkatkan Bioavailabilitas Testosteron. Sebagai proses penuaan alami atau efek dari diet rendah protein dan konsentrasi hormon seks mengikat (SHBG) meningkat dari globulin ini mengikat dengan testosteron sehingga membuat ketersediaannya berkurang.

Satu studi menunjukan bahwa testosteron lebih suka mengikat magnesium daripada SHBG, sehingga menjaga kadar Testosteron bebas dan karena efek Anaboliknya juga.

Dalam penelitian lain, 30 laki-laki berusia 18-22 (baik yang aktif maupun sedentari) menerima 10mg/kg magnesium selama empat minggu. Menariknya, orang-orang yang berpartisipasi dalam latihan intensif, setelah diamati memiliki peningkatkan yang lebih besar dalam kadar testosteron.

Makanan yang mengandung magnesium bisa Anda temukan pada sayuran hijau, ikan, kacang-kacangan, kacang hitam, kacang merah, biji-bijian, alpukat, pisang dan kismis. Konsumsi yang disarankan adalah sekitar 420 mg per hari untuk pria dewasa. Jika untuk meningkatkan produksi testosteron gunakan 750 mg sehari.

 

3. Oat Meal

Manfaat kesehatan dari oatmeal sangat terkenal karena seratnya yang tinggi dan rendah lemak. Selain itu, ada satu alasan lagi untuk sarapan pagi dengan semangkuk gandum: sebuah studi tahun 2012 telah menunjukkan bahwa oatmeal berhubungan dengan peningkatan kadar hormon testosteron.

Hasil gambar untuk oatmeal

Studi tersebut menemukan bukti bahwa senyawa pada gandum yang disebut avenacosides dapat membatasi tingkat globulin pengikat hormon seks dalam sistem, sehingga meningkatkan kadar testosteron.

Oatmeal juga telah terbukti dapat meningkatkan performa seksual. Ini sarat dengan L-arginine, asam amino yang bereaksi dengan oksida nitrat untuk mengendurkan pembuluh darah. Saat pembuluh darah melebar, aliran darah meningkat dengan hebat.

 

4. Seng 

Testosteron yang rendah umumnya terkait dengan defisiensi seng karena reseptor androgen seringkali berubah pada individu yang mengalami defisiensi mineral ini.

Gambar terkait

Menambahkan seng pada diet Anda telah ditunjukan dalam berbagai penelitian untuk meningkatkan kadar hormon pelutein, yaitu hormon pituitari yang merangsang produksi testosteron. Penelitian juga menemukan seng menjadi inhibitor aromatase yang dapat memblokir konversi testosteron menjadi estrogen.

Makanan yang mengandung seng bisa ditemukan pada kerang (tiram, kepiting, lobster, udang), daging sapi, ayam, babi, susu (keju, yogurt), Legun (kacang hijau, kacang merah), kacang-kacangan dan biji-bijian. Konsumsi yang dianjurkan adalah 40 mg per hari.

Itulah sejumlah nutrisi yang bermanfaat meningkatkan kadar testosteron dalam tubuh. kalau kamu workout dan dibarengi dengan makanan diatas, pasti kadar Testosteron kamu bertambah! Semoga bermanfaat!!

 

Sumber : programfitnes.com Doktersehat.com

TOKOALATFITNESS.COM

Halo, selamat datang!

Jika kamu butuh bantuan, silakan kontak kami disini