4 Jenis Olahraga Untuk Memperkuat kesehatan Jantung Anda

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email

Penyakit jantung menjadi momok berbahaya bagi pekerja kantoran. Karena penyakit ini bisa menyerang siapapun. Anda yang tak memiliki riwayat keturunan penyakit jantung pun bisa mengalaminya. Nah, cara untuk mencegahnya adalah dengan rajin berolahraga.

Bjarne Nes peneliti dari  Norwegian University of Science and Technology (NTNU) dalam laporan European Heart Journal  yang dilakukan dalam hasil riset selama sembilan tahun, menemukan fakta bahwa  semakin rajinnya berolahraga risiko penyakit jantung koroner ikut berkurang.

European Heart Journal menjelaskan bahwa berolahraga bagus bagi orang, yang tak punya riwayat keturunan penyakit jantung, untuk mencegah penyakit itu. Anda bisa mulai berolahraga selama 30 menit sehari minimal 5 hari dalam seminggu. Anda bisa melakukan berbagai gaya hidup sehat dengan berolahraga seperti berjalan kaki, jogging, naik sepeda, berenang, yoga atau bahkan tinju.

Selain olahraga di atas, Anda juga bisa melakukan olahraga lain untuk mencegah penyakit  jantung. Berikut adalah pilihan olahraga lainnya yang telah tim Cigna rangkum untuk Anda.

 

1. Olahraga kardio

 

Olahraga kardio membantu jantung Anda bekerja lebih cepat. Aktivitas ini juga bisa menurunkan tekanan darah. Beberapa olahraga kardio yang dianjurkan  adalah berjalan, berlari, berenang, lompat kodok, bersepeda, bermain ski, serta berdansa.

Bagi Anda yang jarang berolahraga sebaiknya mulailah berolahraga kardio selama 20 hingga 30 menit dengan frekuensi sebanyak tiga sampai empat kali dalam seminggu. Jika Anda ingin melakukan hal yang mudah, berjalan dan berenang secara rutin bisa menjadi solusi.

Sebagaimana dilansir dari Doktersehat.com, olahraga kardio membantu jantung lebih kuat.  Jantung yang kuat dapat memompa darah ke seluruh tubuh dengan lebih efisien. Hal ini  membuat jantung tidak harus bekerja sekeras biasanya. Kuatnya gerak detak jantung bisa menurunkan risiko tekanan darah tinggi.

 

2. Latihan interval

 

Latihan interval merupakan salah satu olahraga mencegah penyakit jantung, dan meningkatkan kebugaran. Anda dapat menggabungkan latihan berintensitas tinggi untuk masa pemulihan aktif yang lebih panjang.  Contohnya, Anda bisa berjalan kaki dengan kecepatan normal selama 3 menit dan melangkah lebih cepat selama 1 menit.

Semakin kuat intensitas Anda, detak jantung semakin tinggi sehingga akan menaikkan fungsi pembuluh darah serta membakar kalori lebih cepat. Detak jantung yang kuat akan membuat tubuh lebih efisien, secara otomatis akan mengurangi kadar  gula dan lemak dari darah.

3. Angkat beban 

 

Aktivitas angkat beban bisa memperkuat otot Anda. Beban yang berat akan meningkatkan tekanan darah dalam jangka pendek. Sebagai pemula Anda bisa mulai melakukan angkat beban yang ringan dan melakukan repetisi sebanyak mungkin.

Fokuslah pada olahraga lengan dan melakukan olahraga beban dengan memakai badan secara mandiri seperti push up. Anda bisa melakukanya secara perlahan. Anda bisa melakukan pengulangan workout secara lebih lama atau lebih keras secara perlahan. Namun, Anda harus berusaha rileks selama workout supaya tak terlalu tertekan atau stres.

 

4. Yoga

 

Olahraga yoga dapat memperkuat otot inti untuk meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan badan. Yoga juga dapat membuat tekanan darah turun, membuat pembuluh darah lebih elastis. Secara tak langsung yoga  juga bisa meningkatkan kesehatan jantung. Seperti dilansir klikdokter.com lewat American Heart Association, Mala Cunningham mengatakan bahwa yoga bisa mengurangi dampak serangan jantung yang terjadi secara tiba-tiba. “Tekanan emosional akut dari sebuah peristiwa dapat menimbulkan efek negatif bagi jantung. Lewat yoga orang dapat mengatasi stres,” ucapnya.

Dokter Karin Wiradarma pun setuju bahwa yoga bermanfaat mencegah penyakit jantung. Yoga juga membantu mereka yang sedang dalam masa pemulihan dari penyakit jantung. Dia menjelaskan ada penurunan kadar kolesterol dan lingkar perut dada bagi mereka yang rutin melakukan yoga. Dia menjelaskan bahwa kelainan dalam detak irama jantung menurun pada mereka yang rutin melakukan yoga dua kali seminggu selama delapan minggu.

Itu jenis olahraga yang anda bisa lakukan untuk mencegah penyakit jantung. Cara diatas bisa diimbangi dengan gaya hidup sehat untuk menjaga kesehatan tubuh Anda.

TOKOALATFITNESS.COM

Halo, selamat datang!

Jika kamu butuh bantuan, silakan kontak kami disini